Bawaslu Inhil Matangkan Kick Off P2P, Perkuat Pengawasan Partisipatif Masyarakat
|
Tembilahan – Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) melalui Divisi Pencegahan, Partisipasi Masyarakat, dan Hubungan Masyarakat (Pencegahan, Parmas, dan Humas) melaksanakan rapat internal guna membahas kesiapan pelaksanaan kegiatan Pendidikan Pengawas Partisipatif (P2P), sebagai upaya memperkuat pengawasan partisipatif di tengah masyarakat.
Rapat yang dilaksanakan di Sekretariat Bawaslu Kabupaten Indragiri Hilir tersebut dihadiri oleh Koordinator Divisi Pencegahan, Partisipasi Masyarakat dan Hubungan Masyarakat Bawaslu Inhil, Abus Siraj, S.Pt, Kepala Subbagian Pengawasan Pemilu, Barito Grinca Pahala Silalahi, SE., MM, serta staf di lingkungan Bawaslu Kabupaten Indragiri Hilir.
Dalam rapat tersebut, Abus Siraj menyampaikan bahwa kegiatan Pendidikan Pengawas Partisipatif merupakan salah satu program strategis Bawaslu dalam meningkatkan pemahaman, kesadaran, dan keterlibatan masyarakat dalam mengawal proses demokrasi melalui pengawasan partisipatif.
Pembahasan rapat difokuskan pada pematangan rencana pelaksanaan kegiatan Kick Off P2P, termasuk pembagian tugas dan tanggung jawab masing-masing tim agar seluruh tahapan kegiatan dapat berjalan secara terstruktur dan efektif. Selain itu, peserta rapat juga menyusun jadwal dan tahapan kegiatan sebagai pedoman pelaksanaan program.
Koordinasi kebutuhan teknis dan administrasi turut menjadi perhatian dalam rapat tersebut. Berbagai kebutuhan pendukung kegiatan diinventarisasi guna memastikan pelaksanaan Kick Off P2P dapat berjalan dengan lancar dan sesuai dengan perencanaan yang telah disusun.
Rapat juga membahas persiapan materi dan narasumber yang akan dilibatkan dalam kegiatan. Hal ini dilakukan untuk memastikan materi yang disampaikan mampu memberikan pemahaman yang komprehensif kepada peserta mengenai pentingnya pengawasan partisipatif dalam penyelenggaraan pemilu dan pemilihan.
Selain itu, peserta rapat melakukan identifikasi terhadap berbagai potensi kendala yang mungkin dihadapi selama pelaksanaan kegiatan. Berbagai langkah antisipasi disusun sebagai upaya mitigasi agar hambatan yang muncul dapat ditangani secara cepat dan tepat.
Dalam kesempatan tersebut, penguatan sinergi dan komunikasi antarbidang juga menjadi salah satu poin penting yang dibahas. Koordinasi yang baik antarbidang dinilai menjadi kunci keberhasilan pelaksanaan kegiatan Pendidikan Pengawas Partisipatif.
Melalui rapat ini, Bawaslu Inhil menegaskan target dan output yang diharapkan dari kegiatan P2P, yaitu meningkatnya kapasitas masyarakat dalam melakukan pengawasan partisipatif serta terbentuknya agen-agen pengawasan yang mampu berkontribusi dalam menjaga kualitas demokrasi.
Di akhir rapat, seluruh peserta menyatakan komitmen bersama untuk menyukseskan pelaksanaan Kick Off Pendidikan Pengawas Partisipatif (P2P) melalui kerja sama, koordinasi yang solid, dan pelaksanaan tugas sesuai dengan tanggung jawab masing-masing.
Penulis : Muhammad Fajriansyah
Foto : Fitra Edia Rahman Jandru